Tips Dunia Kerja

Mengapa "Fresh Graduate" Harus Belajar Public Speaking ?

Dalam dunia Kerja, seringkali teman kita yang 'fresh graduate' dianggap belum kompeten untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan nyata. Hal ini terjadi karena adanya kesenjangan antara dunia Perguruan Tinggi dengan dunia kerja yang sesungguhnya. Kesenjangan tersebut salah satunya adalah dalam hal soft skill. Pada pembahasan kali ini kita lebih menyoroti pada keahlian komunikasi, yaitu "Public Speaking".

Berikut adalah perbedaan yang biasanya dialami teman-teman 'Fresh Graduate' dalam dunia kerja.

Lulusan PT Kebutuhan dalam Dunia Kerja
Hanya Memahami teori untuk penyelesaian masalah Kebutuhan berkomunikasi dengan baik dalam menangani problem.
Memiliki ketrampilan yang bersifat individual Ketrampilan dalam kelompok.
Orientasi pada pencapaian nilai Orientasi pada keberhasilan tugas, kenyamanan dan kepuasan pihak lain.
Komunikasi cenderung 1 arah dengan pengajar Komunikasi ke segala arah, yaitu atasan, rekan kerja, bawahan, pihak luar.
Proses pembelajaran cenderung bersifat pasif, hanya menerima dari pengajar Proses pembelajaran membutuhkan kemampuan membangun hubungan dengan banyak pihak.
Proses komunikasi terbatas pada kebutuhan sesaat. Membutuhkan kemampuan komunikasi yang persuasif, dapat berkolaborasi, negosiasi untuk manfaat jangka panjang.
Dalam presentasi terbatas pada menyampaikan ide, dan ajakan Dalam presentasi butuh menyampaikan ide, ajakan dan mengarahkan pada pengambilan keputusan

Beberapa solusi yang dapat ditempuh untuk mengatasi kesenjangan tersebut adalah melalui :

  • Aktif dalam organisasi / kegiatan di kampus / luar kampus
  • Belajar dari buku
  • Belajar dari media / internet
  • Sering mengikuti seminar, workshop, atau pelatihan
  • Bergaul dengan orang yang sudah ahli
  • Pekerjaan sambilan pada semester akhir

Dengan menguasai kemampuan yang tidak terdapat pada bangku Perguruan Tinggi tersebut, maka sebagai pendatang baru dalam dunia kerja, anda memiliki kompetensi yang tinggi.